Bisniskulinerindonesia’s

April 7, 2009

Proposal Business Plan

Filed under: Uncategorized — bisniskulinerindonesia @ 10:06 pm

Tanya:

Awal tahun depan saya bertekad membuka usaha baru yang menurut saya sangat baik prospeknya. Masalahnya oleh calon investor yang siap mendanai rencana usaha tersebut meminta saya untuk mengajukan dahulu proposal tertulis business plannya. Sementara itu saya kurang paham teknik menyusunnya, untuk itu tolong Bapak terangkan bagaimanakah idealnya menyusun proposal business plan?

Jawab :

Pertanyaan serupa banyak terlontar di sesi-sesi men-toring yang saya bimbing, hal ini kerap pula ditanyakan di email saya. Sebenarnya pertanyaan ini pernah saya jawab sekitar empat bulan yang lampau di kolom Tips Wirausaha ini. Namun karena bagian ini cukup penting untuk mengawali secara praktis memulai bisnis, saya rasa tidak ada salahnya akan saya bahas ulang dan sedikit lebih detail.

Lantaran terbatasnya kolom yang tersedia, pembahasan soal business plan yang selanjutnya kita sebut BP ini akan kita ulas bersambung hingga minggu depan.

Segurem apapun bisnis yang akan kita mulai rencana usaha perlu dibuat walau sangat sederhana. Jauh lebih baik BP yang akan tersusun dihadirkan secara tertulis dan resmi, syukur-syukur dalam bentuk proposal. Terlebih jika rencana usaha Anda tersebut musti memerlukan calon investor. Investor / penyandang dana tersebut bisa personal atau perorangan tapi bisa juga lembaga keuangan, seperti bank, lembaga modal ventura, koperasi dsb.

BP pada prinsipnya berisi diskripsi tertulis mengenai masa depan bisnis Anda. Ketika menyusun proposal BP, tidaklah musti rumit, apalagi kalau usaha ini tergolong usaha kecil. Namun yang terpenting adalah justru dengan kita membuat BP ini akan memudahkan kita untuk lebih jelas melaksanakan usaha tersebut tahap demi tahap. Yang paling utama BP merupakan sarana untuk membimbing jalannya kegiatan usaha.

Paling tidak ada 3 (tiga) aspek inti yang musti Anda sampaikan. Pertama; Analisa Strategis, kedua Perencanaan Strategis, ketiga keputusan strategis.

Analisa strategis adalah riset kecil-kecilan menurut ukuran Anda terhadap usaha yang akan Anda masuki. Pengamatan Anda ini musti mencakup kalkulasi kekuatan Anda, kelemahan Anda, peluang serta ancaman bisnisnya baik di saat mulai buka hingga estimasi setahun setalah dibuka. Aspek ini sangat bermanfaat untuk mengambil tindakan berikutnya yaitu untuk merencanakan peluang yang ada.

Yang berikutnya adalah Perencanaan Strategis, bagian ini kira-kira menerangkan bagaimana bisnis yang Anda bangun nanti akan dijalankan, siapa target marketnya. Pada bagian ini jika memungkinkan jelaskan secara detil, seperti status sosial pasar Anda, usia berapa, jenis kelaminnya, akan Anda dirikan di kota mana, terus bagaimana cara membidik atau memasarkannya.

Estimasi market share yang yang diharapkan dalam jangka waktu tertentu, seperti apa tingkat kompetisinya saat ini, bagaimana persaingan dan siapa pesaingnya. Bagaimana konsep produk atau jasanya Apa yang akan menjadi diferensiasi dibanding pesaing untuk mampu memenangkan perang di pasar.

Terangkan pula bagaimana pengelolaan sumber daya manusianya, berapa jumlah karyawannya. Bagaimana struktur organisasi bisnis Anda, siapa orang dan tim yang terlibat dan lain sebagainya yang berkaitan dengan teknik layanan yang akan disepakati.

Bagaimana proyeksi keuangannya, berapa jumlah modal awal, bagaimana teknik pengelolaan keuangannya, return of investment, payback periods dsb.

Aspek Ketiga, Keputusan Strategis, bagian tersebut kurang lebih memuat segala sesuatu yang cenderung akan menjadi keputusan dan langsung akan Anda arahkan sebagai langkah awal. Sampaikan juga kapan usaha itu akan Anda mulai, dimana letak lokasinya, berapa share saham yang Anda tawarkan ke calon penyandang dana Anda, berapa rupiah yang musti menjadi kompensasi share saham di usaha itu.

Saudara Nico, saran saya konsentrasikan waktu, energi dan perhatian Anda secara total dalam menyiapkan BP ini, terutama musti harus mampu menimbulkan keyakinan. Jika tidak, jerih payah Anda menyiapkan rencana bisnis akan sia-sia lantaran tidak ada kesempatan untuk memberi penjelasan selanjutnya.

Kalau gambaran menyusun proposal BP diatas kerangka pikirannya terlalu rumit untuk usaha yang akan Anda kerjakan, cobalah Anda juga bisa merumuskan dengan cara Anda sendiri. Buatlah semampu Anda, karena secara teoritis hampir tidak ada cara yang baku untuk membuat proposal BP. Terlebih penyusunan itu musti disesuaikan dengan karakteristik bisnis yang akan digeluti.

Yang penting sebelum usaha dimulai, pembuatan rencana usaha tetap harus dibuat, sesederhana apapun! Lain kesempatan cobalah rencana usaha yang sudah dibuat untuk diperbahurui sesuai perkembangan pengetahuan kewirausahaan Anda.

Prinsipnya secara internal BP kita pergunakan sebagai panduan (blue print) dalam kita menjalankan bisnis. Dan secara external, dipakai untuk meyakinkan calon investor bahwa BP bisa menggambarkan prospek keuntungan yang bisa diraih di masa depan melalui ide bisnis kita tersebut.

Membangun Mental Wirausaha

Saat ini jamannya ekonomi berbasis kewirausahaan (enterpreneurship). Meski sebelumnya, menjadi enterpreneur kelas mikro / kecil bukanlah kebanggaan. Tapi setelah era konglomerasi tumbang dan terbukti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mampu bertahan, bahkan banyak diantaranya justru tumbuh – kini sektor inilah yang oleh banyak kalangan termasuk pemerintah justru menjadi tumpuan recovery ekonomi negeri ini. Belakangan bahkan muncul fenomena mengesankan, banyak kalangan muda usia tampak lebih menyukai membangun usaha sendiri kendati kecil daripada menjadi profesional di perusahaan besar milik orang lain. Hal demikian pasti akan memberi dampak positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia, paling tidak dengan kondisi angka pengangguran yang tinggi ini kehadiran para pengusaha muda tsb mampu memberikan lapangan pekerjaan.

Sekalipun persoalan pokok kewirausahaan juga belum tersentuh secara optimal, baik disadari oleh pemerintah maupun pelaku usahanya sendiri. Persoalan tersebut adalah masalah MENTAL! Mental, bagi pengusaha adalah modal pertamanya, karena untuk berusaha, modal pertama yang dibutuhkan adalah ‘’mental berusaha’’, baru modal lain menyusul berikutnya. Banyak persepsi, bahwa modal usaha yang pertama adalah uang. Pemahaman ini keliru karena uang hanyalah variable capital; uang cuma salah satu dari sekian banyak kumpulan modal yang dibutuhkan. Karena terbukti banyak manusia memiliki uang, tapi tidak memiliki mental pengusaha. Itulah kenapa banyak uang berhenti, tidak bersirkulasi dan tidak menjadi maslahat bagi pertumbuhan kehidupan bersama.

Karena untuk memutar uang, seseorang butuh memiliki desain mental yang memadai. Paling sedikit ada 3 (tiga) hal yang musti dimiliki; hal pertama adalah keahlian, kedua keberanian ketiga dan ini yang terpenting adalah : integritas. Maka, tanpa uang, seseorang bisa menjadi pengusaha jika ia memiliki keahlian. Dengan integritas dan keahlian, seseorang tak perlu memiliki uang untuk memulai usaha. Tapi integritas dan keahlian tanpa keberanian ibarat sepeda tanpa roda. Keberanian tanpa desain mental juga ibarat sepeda tanpa stang (kemudi).

Jelas, di Indonesia khususnya Jawa Tengah ini pun lambatnya pertumbuhan kemandirian finansial masyarakat – berangkat dari peta mentalnya! Untuk itulah tugas pemerintah, teristimewa pelaku dunia usaha musti menyadari hal ini karena nasib kita bergantung dari desain mental kita sendiri. Hingga mau dibawa kemana jiwa wirausaha kita?

Membuat Rencana Usaha

Saat ini posisi saya masih menjadi karyawan. Dalam waktu dekat ini saya mencoba mau memasuki dunia usaha dengan membuka rumah makan. Bagaimana cara menyusun rencana usaha? Rencana usaha yang harus saya tampilkan dengan baik ini saya perlukan untuk menarik investor lain yang kebetulan masih famili saya sendiri.

Rencana usaha perlu dibuat walau sangat sederhana, Rencana usaha atau selanjutnya kita sebut dengan Business Plan (BP) harus dibuat secara tertulis dan resmi, karena merupakan sarana untuk membimbing jalannya kegiatan usaha.

BP pada prinsipnya berisi diskripsi tertulis mengenai masa depan bisnis Anda. Didalamnya termuat kerangka APA & BAGAIMANA rencana strategis hingga keputusan strategis Anda, baik rencana jangka pendek, menengah sampai prospek pengembangnnya nanti.

Menyusun BP tidaklah harus rumit, apalagi kalau usaha ini tergolong usaha kecil. Namun yang terpenting adalah justru dengan kita membuat BP ini akan memudahkan kita untuk lebih jelas melaksanakan usaha tersebut tahap demi tahap.

Paling tidak ada 3 (tiga) aspek inti yang musti Anda sampaikan. Pertama; Analisa Strategis, analisa strategis atau riset kecil-kecilan menurut ukuran Anda ini musti mencakup kalkulasi kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman bisnis yang akan Anda bangun tsb.

Kedua; Perencanaan Strategis, bagian ini kira-kira menerangkan bagaimana bisnis rumah makan yang akan Anda bangun ini dijalankan, siapa segmennya, bagaimana pengelolaannya, berapa karyawannya, bagaimana cara pemasarannya, berapa estimasi modalnya, kapan perkiraan balik modalnya dsb.

Ketiga; Keputusan Strategis, bagian tersebut kurang lebih memuat segala sesuatu yang cenderung akan menjadi keputusan & langsung akan Anda arahkan sebagai langkah awal. Sampaikan juga kapan usaha itu akan Anda mulai, dimana letak lokasinya, berapa share saham yang Anda tawarkan ke famili Anda, berapa rupiah yang musti menjadi kompensasi share sahamnya tsb.

Kalau kerangka pikiran diatas terlalu rumit untuk usaha yang akan Anda kerjakan, cobalah Anda juga bisa merumuskan dengan cara Anda sendiri. Buatlah semampu Anda.

Yang penting sebelum usaha dimulai, pembuatan rencana usaha tetap harus dibuat, sesederhana apapun! Lain kesempatan cobalah rencana usaha yang sudah dibuat untuk diperbahurui sesuai perkembangan pengetahuan kewirausahaan Anda.

Jauh lebih penting, usaha yang akan Anda rintis itu harus coba dimulai. Sekecil apapun rumah makan yang akan Anda dirikan. Selamat memasuki jagat wirausaha, semoga usaha Anda berhasil.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: